Apa Itu Bisnis Digital?

Bisnis Digital terdiri dari 2, Semi Digital dan (full) Digital.

Semi Digital adalah Bisnis yang menggunakan internet untuk media transaksi/sarana & prasarana/promosi tetapi pokok nya ada di Bisnis Konven nya. Tetap butuh gudang, kantor dan karyawan dalam aktivitas bisnisnya. Internet hanya digunakan untuk promosi/tempat jualan/sarana & prasarana nya. Contohnya adalah Online Shop, Toko Online, Gudang Warehouse,

Bisnis (Full) Digital adalah semua kegiatan/aktifitas nya dilakukan secara online. Tidak perlu stok barang dan gudang meskipun masih membutuhkan sebuah kantor/karyawan. Inilah yang menjadi Kelebihan Utama Bisnis Digital. Anda tidak perlu membeli stok barang, tidak perlu takut barang tidak laku, tidak perlu sewa tempat yang luas.

Bisnis Digital ini Contohnya adalah jualan ebook, video tutorial, software, script, freelancer, konten (video, blog, portal web, media, iklan), PPC, CTA, PTR, Social advertising, Afiliasi, Webibar, dan masih banyak lagi.

Mana yang lebih baik dari 2 jenis perbedaan diatas?

Semua punya kelebihan dan kekurangan, namun Bisnis Digital memiliki sedikit keunggulan dibandingkan semi Digital. Bisnis (full) Digital tidak perlu gudang, tidak perlu stok barang, tidak perlu tempat yang luas untuk melakukan aktivitas nya.

Inti dari Bisnis Digital ini adalah seorang pelaku bisnisnya harus memiliki skill tertentu. Meskipun yang tidak memiliki skill belum tentu tidak bisa karena masih bisa diasah / diakali dengan salah satu Rumus.

Dimana Kita harus memulai?

Mungkin sekarang timbul pertanyaan, saya bingung harus memulai dari mana? Saya tidak punya skill apalagi modal.

Setiap orang pasti diberikan skill masing-masing oleh Tuhan. Hanya saja mereka malas untuk mempertajam skill mereka. Bahkan si Pengemis pun itu adalah termasuk skill. Ya jika mereka tidak punya skill mengemis tentu dia akan berhenti jadi tukang ngemis. Mungkin dia akan cari pekerjaan yang lain. Itulah mengapa ada sebutan Tukang Ngemis karena mereka saking pintarnya jadi pengemis 😁😜

Nah sekarang mulailah dengan membuat Channel YouTube. Karena ini adalah yang paling mudah dibandingkan dari jenis bisnis digital lainnya. Kenapa saya bilang begitu? Karena semua orang bisa membuat video, hanya saja mungkin mereka kurang pintar untuk mengedit video jadi lebih menarik. Mulai lah dulu dengan apa yang Anda miliki saat ini. Saya akan berikan rumusnya.

Rumus Membuat Channel YouTube

Hobbi/Passion + Pekerjaan >= Topik Channel.

Saya akan jelaskan sedikit. Katakanlah hobbi anda bermain gitar namun pekerjaan anda adalah Driver Gojek atau Taxi Online.

Sekarang bandingkan mana yang lebih besar, skill bermain gitar anda atau skill mengemudi anda? Kalau skill mengemudi anda cenderung lebih besar maka buatlah channel tentang Tutorial Mengemudi, begitu juga sebaliknya.

Contoh 2: Hobby anda memasak tapi anda adalah seorang karyawan kantor. Ukur skill memasak anda sampai dimana, jika memang mumpuni, buatlah tutorial memasak.

Contoh 3. Hobby anda seorang Traveller tapi pekerjaan anda adalah OB, Sales, SPG. Ukur sampai dimana anda mampu berkeliling. Jika sudah mumpuni, buatlah dokumentasi atas perjalanan-perjalanan anda dan upload lah ke YouTube.

Contoh 4. Anda suka pelihara burung? Buatlah video tentang cara memandikan burung, cara memberi makan anak burung, merawat burung supaya sehat, tips menghindari penyakit burung, dll. Yang perlu anda lakukan adalah dengan mempertajam terus Hobby/skill anda sampai benar-benar terkonvert menjadi mesin uang 🤗

Saya tidak punya hobbi bang, saya hanya seorang driver gojek

Tidak masalah. Pasang kamera dihelm anda, ajak penumpang berinteraksi tapi tetap mematuhi aturan dari vendor. Ijinlah untuk merekam penumpang saat berinteraksi. Cari momen-momen spesial seperti dapat penumpang cewek cantik, dapat penumpang baik hati, dapat penumpang nenek nenek tua, dll. Semua bisa dijadikan konten tinggal pintar-pintar nya anda memanfaat sikon. Anda juga bisa browsing di YouTube untuk belajar mempertajam skill anda.

Banyak kok YouTuber yang kontennya dari ngojek. Bahkan para netizen suka dengan konten mereka.

Upload lah seminggu minimal 2-3 kali. Lakukan terus seperti itu. Nanti komunitas Channel Anda akan terbentuk dengan sendiri nya seiring dengan jumlah View dan Subscriber di Channel Anda.

Mudah bukan?

Sekarang, mulailah dengan Rumus H+P>= Channel YouTube.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *